Konferensi Penginjil Nasional 2026 PGLII: Api yang Tak Pernah Padam

jurnalpelayanan.com, Bandung - Konferensi Penginjil Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) hadir dengan tema yang menggugah: "Api Injil yang Tak Pernah Padam". Acara ini bertujuan untuk mengobarkan kembali semangat penginjilan di Indonesia, menggabungkan pemulihan rohani, strategi praktis, dan jejaring lintas denominasi agar misi tetap relevan dan berkelanjutan.

Tema "Api Injil yang Tak Pernah Padam" menegaskan pentingnya panggilan memberitakan Injil yang harus terus menyala meski menghadapi tantangan zaman. Konferensi ini menempatkan semangat tersebut sebagai pusat setiap sesi, mulai dari ibadah hingga workshop. Tujuan utama dari konferensi ini adalah menyalakan kembali api Injil, memperlengkapi penginjil dengan keterampilan praktis termasuk entrepreneurship, menyatukan visi dan jaringan lintas denominasi, serta mendorong inovasi dalam menjangkau jiwa di era digital.

Pembicara yang akan hadir dalam konferensi ini antara lain Pdt Ronny Mandang, Pdt Bambang Widjaja, Pdt Tommy Lengkong, Pdt Rubun Adi Abraham, Pdt Noh Ruku, Prof Irwan Widjaja, Pdt Bagus Surjantoro, Pdt Y. Wiryohadi, dan Veronika Colondam dll. Mereka akan berbagi wawasan dan pengalaman untuk memperkuat semangat penginjilan.

Menurut Ketua Umum Konferensi, Viddy Meidy, konferensi ini terbuka untuk penginjil dan misionaris dari berbagai daerah, pendeta, pemimpin gereja atau sinode, serta lembaga pengutus misionaris/penginjil. Dengan target peserta sekitar 300 orang, diharapkan tercipta pertemuan lintas wilayah yang intens dan produktif.

Peserta diharapkan pulang dengan visi yang diperbarui dan langkah konkret seperti encouragement, restoration, inspiration, equipping, momentum, mobilization, dan commitment. Selain dorongan rohani, konferensi ini juga bertujuan untuk menghasilkan kemampuan praktis, termasuk keterampilan entrepreneurship, sehingga pelayanan dapat bertahan dan berkembang secara mandiri.

Konferensi ini akan berlangsung pada 11–13 Februari 2026 di Hotel Grand Pasundan, Bandung. Untuk pendaftaran, peserta dapat melakukan via QRIS dan menghubungi panitia melalui WhatsApp Ibu Libri di nomor 0819-1000-8851. Biaya pendaftaran mencakup registrasi, akomodasi, dan konsumsi, dengan tarif early-bird dan opsi tanpa menginap tersedia. Penawaran menarik juga diberikan bagi Penginjil Mandiri dan Mahasiswa Tingkat Akhir Sekolah Tinggi Teologi.

Menurut Ketua Umum PGLII, Pdt Tommy Lengkong, Konferensi Penginjil Nasional 2026 bukan sekadar pertemuan; ini adalah panggilan untuk menghidupkan kembali semangat misi secara kolektif. Bagi siapa pun yang merindukan pembaruan, strategi praktis, dan jaringan yang kuat untuk pelayanan, acara ini menawarkan ruang untuk dipulihkan, diperlengkapi, dan dikirim kembali ke ladang dengan api yang menyala. Mari bagikan informasi ini kepada rekan pelayanan dan pertimbangkan untuk bergabung dalam gerakan yang ingin memastikan Injil terus diberitakan tanpa henti. (Komisi Infokom PGLII)

 

Posting Komentar

0 Komentar